Bemain Sex dengan Anak Pembantu Yang Bohay

Pekerjaanku sebagai marketing berjalan lancar, istriku pun mendapatkan kenaikan jabatan di kantornya. Saya gembira dan berbangga mengamati motivasi kerjanya.

Bemain Sex dengan Anak Pembantu Yang Bohay

Cerita Sex – Pekerjaanku sebagai marketing berjalan lancar, istriku pun mendapatkan kenaikan jabatan di kantornya. Saya gembira dan berbangga mengamati motivasi kerjanya. Cuma saja, kian hari pulangnya kian petang, pun sebagian kali dia sepatutnya pulang jam 8 malam. Untung saja kantorku tak terlalu ketat dalam hal jam kerja, pun dengan adanya sambungan dunia maya di rumah kadang kala saya dapat melakukan profesi di rumah, sampai gak usah berangkat ke kantor.

Suatu siang, iseng buka2 laman porno.. saya tertegun mengamati sebuah video sex yang dimainkan oleh seorang laki2 dengan seorang gadis kecil. Saya yakin umurnya di bawah 17 tahun mungkin 15 atau 16.. tetapi.. gilaa.. sesudah sebagian ketika saya menyadari semacam itu termakan oleh video hal yang demikian.. Pikiranku melayang membayangkan bercumbu dengan seorang gadis kecil, yang payudaranya baru tumbuh.. dengan puting kecil kemerahan.. bulu alat vital yang masih halus.

Cerita Sex Terbaru -Suatu pagi,Saya nyaris tidak percaya dengan penglihatanku, menyamping dari arahku.. tubuh Mega telanjang bulat, dengan payuda** yang sedang tumbuh bergayut menawan.. Air membasahi kulit remajanya, membuatnya kelihatan segar dan…. hh.. bokongnya semacam itu padat.. Mega bersenandung lirih, tidak menyadari seseorang sedang memandang semua gerakannya.. menatap seMegap lekuk daging tubuhnya… Kemaluanku tegang mengeras berdenyut2..

Mega menyusuri tubuhnya dengan sabun, saya terpaksa sepatutnya menelan air liur berulang2 ketika dia menyabuni payudaranya.. sepertinya saya dapat menikmati kekenyalan dua bukit daging itu.. Ketika Mega berbalik hendak menaruh sabun, saya membelalakkan mata.. kearah selangkangannya.. bulu bulu halus diatas alat vitalnya benar2 menyempurnakan apa yang kulihat.. Tanganku mencengkram batang kemaluanku yang telah benar2 keras.. ”Saya sepatutnya… saya.. sepatutnya bercumbu dengannya…” Mega mulai mengeringkan tubuhnya dengan handuk.

Di Baca Juga : Seketarisku Adalah Pemuas sex Ku

Saya kian gemetar, saat gadis itu pelan menekan ujung jari telunjuknya ke lubang alat vitalnya.. Lututnya bergetar.. sepertinya dia semacam itu larut dalam impian yang bergejolak.. ”Ssh..hh.. hh..” Rintihannya kembali terdengar lirih, mengekspresikan harapan seksual yang kian memuncak.. Pelan2 saya merangkak turun, berjalan ke ruang tengah dan memanggilnya lantang..” MegaAAA…………….! Mega langsung menyahut ”Ya paak…?!” ”SINII….! CEPETANN..” Saya tau, di umur remaja seperti itu, hormon tubuhnya sedang bergejolak menuju ke kedewasaan seksual.. Membayangkan dia menonton video XXX seperti itu, saya berani bertaruh celana dalamnya pasti telah berair oleh cairan Miss V.. ”di kamar mandi tadi, apa yang sedang dia bayangkan..? Ahh.. Pasti sebuah penis yang keras dalam alat vitalnya..” ”ya pak..?”

Di Baca Juga : Sex Dengan Mila Nungging

Mega memberontak lebih keras.. dia menangis lirih, memintaku untuk melepaskannya.. Melainkan saya telah lupa segalanya.. Obsesi berbulan2, khayalan2 erotis ku membayangkan merasakan tubuh Mega.. seperti membludak merajai tubuh dan keinginanku.. Saya meremas2 payudaranya, menciumi bibirnya, lehernya.. menjilati daun alat pendengar nya.. Mega tidak dapat melepaskan dekapanku.. dia terus bergerak, berupaya mendorongku.. Saya melepaskan celana pendekku dengan pesat.. kemaluanku mengacung tegang, meraba pahanya.. selangkangannya.

Saya membasahi kepala kemaluanku dengan air air liur, lalu mulai menekannya pelan2… ”Aaghh.. sakiiit…!” dia menangis perlahan.. saya menekan lebih kuat.. ”Aaaauuw…….!” kepala kemaluanku pelan menerobos celah sempit itu.. Saya mengecup bibir Mega, mengulum lidahnya sambil menekan kemaluanku lebih dalam.. Tubuhku bergetar oleh rasa sedap dan impian yang bergelora…

Batang kemaluanku mengalirkan rasa sedap yang luar umum.. dijepit oleh daging hangat yang semacam itu erat mencengkram.. Darah segar membasahi batang kemaluanku.. ”Mega.. Mega sayang.. saya sudah merenggut keperawananmu..” Saya mulai menggerakkan kemaluanku keluar masuk.. Mega mencengkram erat punggungku, membuatku sedikit kesusahan bergerak.. matanya terus terpejam, tetapi dia tidak lagi berontak.. saya menekan pantatku.. sampai kemaluanku hampir masuk seluruhnya.. ”Uughh..h..”.

Mega melenguh.. menikmati sakit dan sedap di ketika beriringan.. ku ulangi gerakan keluar masuk itu sebagian kali, perlahan tetapi sedalam mungkin.. sampai kepala kemaluanku terasa meraba dasar vaginanya.. Tidak ada lagi pemberontakan ketika saya menarik t-shirtnya lepas… kedua payuda** yang sedang tumbuh itu segera menyembul dengan menawan.. ”Ya tuhan..” Saya mencengkram kedua bukit daging itu dan mulai melahapnya dengan rakus…

Mega menggelinjang.. saya memainkan puting susunya yang kecil dengan lidahku.. dia merintih.. ”nghh..hh”.. pantatku kembali bergerak, menunjang kemaluanku yang amat tegang melesak ke dalam tubuhnya.. menariknya keluar, lalu menerobos masuk lagi.. menancap dalam tubuhnya.. meraba dinding alat vitalnya.. bergerak kian pesat, saya menikmati kenikmatan itu kian merajai tubuh dan pikiranku.. menjalari kaki, dubur, batang alat vital sampai kepalaku.. Saya bergerak makin pesat, mengocok daging hangat Mega dengan kemaluanku yang kian keras.. Sekali-sekali dia menjerit kecil, kesakitan.. ketika saya kian menggila.. kejantananku bergerak dalam tubuh kecil Mega.. dalam jepitan otot Miss V sempit yang berair oleh lendir vaginanya.

Kemaluanku bergetar sedap.. alat vital Mega berdetak hangat.. Akh, sepertinya saya tidak mampu lagi membendung… Dalam kenikmatan, saya menatap wajah Mega yang manis dan lugu.. berkeringat dalam dekapanku.. matanya terpejam, payudaranya berayun tersentak sentak oleh gerakanku menyetubuhinya… puting kecilnya semacam itu menawan kemerahan… Aaghhh.. saya menghentikan gerakanku sebentar.. berupaya membendung ledakan kenikmatan yang hampir menyemprot dalam tubuh perawan kecil ini.

Untuk pertama kalinya, Mega membuka matanya yang berair… mengamati kedalam mataku dengan tatapan yang tidak pernah kulihat sebelumnya… Kami masih saling berpandangan ketika saya pelan kembali menggerakan kemaluanku masuk, keluar.. masuk dan keluar kian pesat… kian kuat… ”aaakhh…hh..” Mega mengerang.. Tidak kusangka2 dia menarik kepalaku mendekat..

Mega mengecup bibirku.. saya segera melahap bibirnya.. membelitkan lidahku mencari2 lidahnya.. Dalam kenikmatan yang semacam itu beralkohol, saya menikmati lidah Mega bergerak dalam mulutku..”Mega.. hh..Aghhh. hh…” Sekali lagi saya stop…. berupaya membendung.. tetapi.. akh.. Mega masih menggerakkan pinggulnya, tidak menyadari bahwa saya telah diambang puncak kenikmatan.. Vitalnya yang sempit mengurut batang kemaluanku dengan total… ”SSTOPP..Hhh..!!” saya memintanya stop.. dan.. telat.. ”AAAAAh….Aaaaaaaghhhhhh…hhh”.

Mega berupaya mendorongku keluar dari tubuhnya, tetapi tanpa sadar saya bahkan menekan kemaluanku dalam2.. ”HHhhh…akhh…..” Rasa sedap yang luar umum benar2 membuatku kehilangan kesadaran.. Saya terus menggenjot kemaluanku dalam jepitan alat vital Mega yang pesat, karam dalam gelombang perasaan surgawi.. Menyemprotkan semacam itu banyak cairan air mani ke dalam tubuh gadis kecil itu..

Dorongan tangan Mega tidak membuatku tersadar, saya menekan kemaluanku dalam2 sampai pangkal kemaluanku.. Sedap yang paling sedap, orgasme yang semacam itu panjang… Ejakulasi yang semacam itu banyak jumlahnya, menyemprot dalam tubuh perawan 16 tahun ini… Saya mengecup bibir Mega, menindihnya, memeluknya, merasakan kenyal payudaranya menekan dadaku, menikmati kemaluanku berdenyut2 dalam alat vitalnya yang hangat.

Mega membanting tubuhnya ke atas kasur sampai hidungku terbentur komponen bawah kasur, saya mengumpat dalam hati. Sesudah menunggu sekitar 20 menit, saya mulai mendengar bunyi napas yang teratur, dia telah terlelap.. Pelan saya merangkak keluar dari kolong daerah tidur itu. Semacam berdiri dadaku segera berdegup pesat.. Mega berbaring nyenyak dengan cuma mengenakan bra.. Pelan2 saya menarik selimut kain yang menutupi komponen bawah tubuhnya.. celana dalam berwarna hitam menutupi gundukan daging diselangkangannya..

Saya mendekatkan wajah ke arah alat vitalnya.. mengecupnya lembut.. Kemaluanku segera menggeliat.. Telah 10 hari semenjak kejadian itu, saya benar2 seperti keranjingan, menyusuri tubuh separuh telanjang Mega dalam sinar lampu yang agak redup.. meraba kulit perutnya dengan punggung tanganku, lalu jari tanganku dengan lembut menekan komponen daging alat vitalnya.. Terasa belahan bibir vaginanya hangat dan… Ahh, kemaluanku telah tidak dapat diajak kompromi.. tegang mengeras gak bendung berharap menjelang tubuh gadis kecil ini, menikmati nikmatnya alat vital sempit yang membuatku tergila2.

Saya melepas celana dalamku sampai kemaluanku tegak mengacung.. lalu dengan amat pelan memeluk Mega.. Untuk sesaat Mega tidak bergeming, saya merekatkan batang kemaluanku di pahanya.. menekannya sedikit membikin gairahku kian menggila.. Saya merangkul tubuhnya, lalu mengecup lehernya.. dan ketika itu juga Mega terbangun, hampir menjerit kalo saya gak langsung menutup mulutnya dengan tanganku.. ”Ssst, jangan bising.. nanti ibu bangunn..!” Mega terdiam, tubuhnya terasa tegang.. saya mempererat pelukanku.. ” Megaa…. saya kangeeenn…..!” Mega membisu tidak menjawab… Sebelah lenganku berada di bawah lehernya, memeluknya, menciumi pundaknya… Mega memberontak.. menggeliat.. Saya menarik tubuhnya dan segera menindihnya.

Mega menatapku nanar… ”Jangann pak.. Mega takutt…” Sesudah yakin bahwa dia tidak akan berteriak, saya turun dari daerah tidurnya, mematikan lampu sampai ruangan itu menjadi gelap gulita.. lalu kembali menaiki daerah tidur Mega. Saya kembali menindih tubuh Mega yang separuh telanjang.. Menciumi pundak, leher, sampai daun alat pendengar Mega.. Nyaris tidak dapat mengamati apa saja dalam kegelapan, saya merajai tubuh Mega.. menjelajahinya, menyentuhnya, mengelusnya.. meremasnya…

Mega tidak mampu memberi perlawana yang berarti, sebab dia terlalu takut untuk berteriak.. dan sepertinya dia telah mulai termakan dengan apa yang kulakukan pada dirinya.. Saya menarik bra nya turun.. lalu mulai melahap payudaranya dengan rakus… bunyi desahan Mega membikin darahku serasa mendidih terbakar nafsu.. Lidahku mempermainkan puting sebelah kiri, sementara tanganku meremas remas payuda** kanannya.

Tidak lama, saya sukses menarik lepas celana dalamnya sampai ketika itu, Mega gadis kecil itu.. telanjang bulat tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuhnya, dalam kegelapan kamar tidurnya, sepenuhnya dalam kekuasaan nafsuku… Mega mendesah ketika kedua tanganku memilin kedua putingnya, menciumi perutnya.. terus turun sampai hidungku meraba bulu halus alat vitalnya..

Lidahku meraba tonjolan kecil yg terselip disela alat vitalnya, Mega menggelinjang.. Saya menggerakkan lidahku lebih pesat, terdengar Mega merintih perlahan.. Saya kian menggila dibatasi oleh nafsu yang kian membludak.. Lidahku kadang-kadang menjulur ke dalam lubang alat vitalnya, menjilati rasa asin cairan alat vital Mega.. Sesudah sekitar 15 menit saya menjilati clitorisnya, saya menikmati tangan Mega menarik rambutku.. dia menunjang tubuhku ke atas… “Ya yang maha kuasa, dia menginginkanku kini.”.

Saya sedikit gemetar ketika memposisikan tubuhku diatas tubuh telanjang Mega.. Kemaluanku terasa semacam itu keras mengacung oleh gairah… Dalam kegelapan saya membuka lebar pahanya, menyadari tidak ada lagi penolakan dari gadis kecil ini.. Ibu jari tangan kananku bergerak perlahan menstimulus clitorisnya ketika kepala kemaluanku merekat di bibir alat vital Mega yg udah berair.. Dengan sedikit menekan saya menikmati kepala kemaluanku menjelang lubang sedap yang masih amat sempit itu.. Desahan napas Mega terdengar serak, “aa..akhh….” ketika kemaluanku yang cukup besar menjelang tubuhnya.

Saya terus menekannya dalam dalam, menikmati ujung kemaluanku meraba dinding vaginanya.. selama sebagian detik saya tidak menggerakan pinggulku.. cuma menikmati jepitan alat vitalnya yg mengalirkan sensasi luarbiasa ke sekujur tubuhku.. lalu pelan, sambil mengecup puting payudaranya, saya mulai bergerak…. Kedua tangan Mega mencengkram kepalaku, dia merintih.. perlahan.. tetapi membuatku kian bernafsu.

Kemaluanku bergerak kian pesat, menerobos keluar masuk dalam melodi yang teratur… Saya mendekap tubuh Mega erat, peluh mulai membasahi tubuh kami, ketika genjotanku kian pesat.. saya menciumi lehernya, menjilati alat pendengarnya.. Sekali-sekali bunyi Mega terdengar seperti isak tangis, tetapi sesaat kemudian dia merintih… mendesah… Saya seperti karam dalam lautan kenikmatan, melupakan sekelilingku.. Melupakan istriku yang sedang terlelap di kamar tidur kami.. Segala panca inderaku cuma menikmati apa yang sedang terjadi di atas daerah tidur kecil ini..

Saya melahap payudaranya dengan rakus, mempermainkan putingnya dengan lidah.. “h…hh.. akh…” Bunyi rintihan Mega tiba2 saja membuatku bergetar.. tubuhku seperti dialiri listrik.. mengalir dari ujung kaki merayapi paha, bokong dan selangkanganku… Rasanya saya tidak bendung lagi membendung dorongan kenikmatan ini lebih lama lagi… Aghhh..hh…. Berupaya untuk menunda puncak kenikmatanku, saya stop menyetubuhinya, lalu meringkuk di sebelah Mega.. Saya menarik napas panjang berupaya membatasi nafasku yang terengah engah..

Mega memelukku, lalu kami berpelukan erat seperti sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta.. Saya mengarahkan tangan kecil Mega untuk meraba kemaluanku.. Mulanya dia cuma meremas2 batang kemaluanku dengan ragu2, tetapi sebagian ketika kemudian dia mulai mengocoknya dengan pesat.. Ahh… saya meremas payudaranya sambil kadang-kadang mempermainkan putingnya… Mega tiba2 memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya.. augh… dia mulai mengisap kemaluanku dengan bernafsu sambil meremas2 biji zakarku.. Ternyata Mega telah dibatasi oleh nafsu berahinya, sebab sifat malu2nya sirna ketika ini, berganti dengan sikap agresif mengocok dan meremas kemaluanku.. menjilati biji zakarku Akhhh.

Jantungku berdegup kian pesat saat Mega menaiki tubuhku.. dia menindihku, menciumi perutku, menjilati puting susuku.. lalu… dia memberi arahan kepala kemaluanku ke selangkangannya.. “aakhhhh…..hh…” Mega merintih ketika kemaluanku kembali menjelang lubang senpit alat vitalnya, dia mulai bergerak perlahan naik turun.. Kepalanya rebah di dadaku, payudaranya merekat di perutku.. cuma komponen pinggulnya yang bergerak naik turun.. Saya menikmati sensasi yang lain.. Saya cuma meringkuk terlentang, sementara Mega bergerak di atas selangkanganku.. alat vitalnya ketat menjepit batang kemaluanku, mengurutnya dengan total.

Mega bergerak kian pesat, memunculkan bunyi kecipak yang erotis.. Saya mengangkat tubuhku sampai duduk, kedua tangan Mega melingkari leherku.. Kami mulai berkecupan, lidah saling berbelit.. Mega menciumku dengan amat bernafsu, lidahnya seperti menarikan dalam mulutku.. Saya mulai menikmati getaran kenikmatan itu kian menggila.. “Aaghhh..hhh….!” Mega mempercepat gerakan pinggulnya, mengurut batang kemaluanku lebih pesat, lebih ketat…… dan……. “AAAaaa…ghhh…” Kedua tanganku mencengkram bokong Mega, meremasnya… lalu, sambil menggeram panjang.. saya meledak dalam kenikmatan yang luarbiasa..

Mega menciumi leherku, menggenjot kemaluanku dengan pesat.. Saya kelojotan dalam pelukan Mega, dia memutar pinggulnya, menekan alat vitalnya sampai kemaluanku seperti menembus tubuhnya… Mega memelukku erat, membenamkan wajahku di sela2 payudaranya yang kenyal dan padat… lalu mengecup keningku… Hugel (Kekerabatan gelapku)dengan Mega terus berlanjut sampai ketika ini…Yahh semoga.

#agenonline, #agenjudionline, #judionline, #agentaruhanjudionline, #situstaruhanjudi,#situspoker, #judipoker, #pokeronline, #pokerdomino, #agentaruhanpoker, #agentaruhanonline, #agenjuditerpercaya, #agenjudipoker, #agenpoker, #bursataruhan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *