Diriku Minta Diperkosa Oleh Tetangga

Diriku Minta Diperkosa Oleh Tetangga

Diriku Minta Diperkosa Oleh Tetangga

Cerita Sex TerkiniSebab ditinggal dinas luar kota selama satu pekan, seorang Ibu muda berjilbab yang tiap-tiap hari menjalankan relasi sexs dengan suaminya merasa horny. Pada suatu pagi dikala ia meminta bantu suami tetangganya memasangkan gas LPG, ia Horny dan pada hasilnya terjadilah skandal sex.

Orang memanggilku Amel, saya seorang wanita yang berumur 23 tahun. Saya menikah dini denganseorang pria yang mapan. Saya dahulu ketahui dengan suamiku ketika saya berprofesi di salah satu konter cellular. Mas Beni menikahiku sebab saya seorang wanita yang jilbab dan sungguh-sungguh tepat dengan kriteria yang ia cari. Saya dipersuntingnya ketika usiaku 21 tahun dan kini saya memilikiseorang putri indah.

Suamiku berprofesi sebagai pengusaha kaligrafi yang sungguh-sungguh berhasil. Saya hanyalah ibu rumah tangga yang seluruh sesuatunya dipenuhi oleh suamiku. Saya cuma mengurus buah hati saja meski profesi rumah telah ada yang menolong. Hidupku serba berkecukupan tak kurang suatu apa saja. Segala dipenuhi asal konsisten menjadi wanita yang berjilbab.

Agen Slot-Jika saya sih dulunya bandel hijab cuma untuk fantasi penampilan saja. Namun sesudah saya menjadi seorang istri dan memiliki buah hati saya sadar berjilbab yaitu suatu keharusan. Suamiku makin cinta dengan saya hingga ia kerap kali sekali membelikan saya gamis dan baju muslim. Gamis yang besar kerudung yang super jumbo biar tak tampak lengkak lengkuk tubuhku.
Satu tahun dua tahun menikah kita harmonis membina maghligai rumah tangga. Tetapi sesudah mas Beni banyak profesi diluar kota saya merasa jauh darinya. Saya memerlukan beri sayang ia seperti dahulu. Memang banyak yang ia hasilkan tapi kita kian jarang berjumpa. Aku membikin hatiku berontak rasanya nggak ingin jauh dari suamiku.

Pernah mas Beni pergi satu pekan full hingga saya merasa benar-benar kesepian. Apalagi saya dan suamiku jenis pasangan yang tiap-tiap hari menjalankan relasi seks. Secapek apa saja suamiku pasti tiap-tiap malam sempat merasakan estetika tubuh istrinya. Tubuhku yang mulus dan lembut membikin mas Beni berkeinginan terus menjalankan relasi intim denganku.

Seminggu itu saya menikmati kemaluanku serasa kering tanpa siraman kenikmatan dari suami. Yang ada saya senantiasa mengirim voto-voto sexy kepadanya. Namun mas Beni kurang menyukai seandainya saya mengirim voto sexy. Hmmmm tiap-tiap hari saya nekat mengirim voto biar mas Beni makin kangen dan pulang deh. Saya telah tak dapat membendung daya seksualitas saya mencari rujukan seputar film porno.

Di Baca Juga : Ayah Sange Dengan Gadis-Gadisnya

Jika tengah malam saya mengamati video kemudian saya onani sendiri untuk menghilangkan rasa jenuh. Tubuhku serasa tak berdaya jika lama tak bercinta dengan suamiku. Tetapi saya mempunyai pengalam terburuk dan ternikmat dalam hidupku. Kala itu suamiku memang lama sekali di luar kota. Petang hari saya hendak memasak tapi blue gas di rumah tak dapat nyala.

Asisten juga telah pulang sebab waktu telah petang. Saya binggung minta bantuan tetangga sebelah, namanya Pak Heri. Ia seorang TNI yang gagah tubuhnya besar dan kekar. Saya memberanikan diri untuk memint bantuannya untuk membetuli bluegas dirumah. Baru pertama kali ini saya berdialog dengannya setiap hari seandainya berjumpa kita cuma saling senyum saja,

“pak dapat meminta bantu nggak?”

“oh iya bu Amel, ada apa ya?”

“gini pak aku ingin masak tapi blue gas aku mati dan aku tak dapat mengkoreksinya pak aku takut…” ucapku.

“iya bu aku tolong bu…”

Pak Heri masuk ke dalam rumah ku sambil membawa alat sekadarnya. Menonjol pak Heri lama sekali mengotak-atik kompor itu. Saya merasa tak nyaman sebab saya berduaan dengan seorang lelaki yang bukan suamiku. Saya kebingunggan waktu itu satu jam tapi belum dapat juga. Saya yang berada disamping pak Heri mengamati keringatnya jatuh berderai,

“pak dapat nggak..?”

“dapat bu Amel sejenak ya….”

Saya menuju kamar untuk mandi dan sesudah itu saya ke dapur. Rupanya telah dapat nyala kompornya,

“terimakasih ya pak…” tanganku berjabat dengan tangan pak Heri.

“iya bu sama-sama…” tangan pak Heri berjabat dengan erat.

Lama sekali tanganku diaturnya tatapan yang tajam itu menatap kedua mataku. Saya tersipu malu dan menikmati sentuhan yang sungguh-sungguh berbeda. Saya minta pak Heri untuk minum kopi terutamanya dulu. Kita duduk di ruang tetamu sembari ngobrol. Ntah petang itu seperti itu banyak kegairahan yang timbul pada diriku. Saya menatap wajah pak Heri dengan penuh daya seksualitas.

Di Baca Juga : Ngajak Tante Ngentot

Saya yang mengaplikasikan baju tertutup itu didekati pak Heri. Tanpa berkata-kata ia mendekati saya dan membuka jilbabku. Saya menolaknya diapun lantas mengecup bibir tipisku. Lantas saya menikmati ada sinyal-sinyal biraji yang mulai merasuk didalam tubuhku. Kecupan yang lembut itu membikin saya sungguh-sungguh horni. Bibirku dicium dengan penuh kehangatan.

Tangan pak Heri yang mulai bergerak mendekap tubuhku. Malah ia meremas-remas payudaraku yang montok itu,

“aaaahhhhhhhhh…..”desahku dengan lirih.

Saya yang senantiasa mengaplikasikan baju yang tertutup dari atas sampai ke bawah itu membikin pak Heri kesulitan membuka baju. Pak Heri membuka gamis panjangku diapun kaget mengamati tubuhku yang mulus dan sexy,

“bu Amel sexy sekali membuatku kian bernafsu saja….” Sebut pak Heri.

“silahkan pak saya memang butuh belaian seorang pria….” Jawabku dengan manja.

Saya mengizinkan pak Heri merasakan tubuhku yang mulus itu. Saya meringkuk di sofa dan telah siap untuk bercinta dengan Pak Heri. Saya masih mengaplikasikan kerudung tapi bajuku telah terlepas, pak Heri dengan sigap meremas payudaraku. Hijab yang saya kenakan menghambat gerakan pak Heri, hasilnya saya melepas jilbabku dan pak Heri menciumi leherku yang mulus itu.

Buluku berdiri segera saya mulai terstimulus. Birahiku bangkit dengan kencang sebab mulut pak Heri menciumi leher sampai ke pusar. Payudaraku yang menggemaskan dan kenyal itu membuatnya beringas. Kedua putting susuku diputar-putar agara dapat berdiri tegak,

“oooooohhhhhh….pak….aaahhhhh enak….aaahhhhhhh…..”

Enak sekali putaran puting susu itu membikin saya lemas. Saya terus meronta sebab terlalu bergairah. Tangannya dengan lihay meremas payudaraku, apalagi payudaraku kenyal. Lidahnya menjilati putting susuku dengan pelan. Dan ia malahan menjilati dengan penuh kegairahan,

“aaakkkhh…aaaahhhhhhhhh….aaaaaahhhhhhhh…….” desahku dengan keras.

Ia mengulum putingku dengan keras saya kian tidak berdaya menikmati kenikmatan. Kian turun ke bawah menciumi pusarku. Saya gelid an menggeliat tubuhku benar-benar kenikmatan yang melebihi apa saja. Tubuh pak Heri yang kekar itu berada diatasku, wajahnya memerah oenuh dengan peluh berderai.

Ia membuka celana dalamku yang tipis sedikit tampak banyak bulu genitalia. Ia menyentuh dari atas sampai ke bawah bulu-bulu ku yang rimbun membikin pak Heri tampak kian penasaran. Ia mengelus dan membuka lipatan memekku. Jari nya mencoba mencari celah supaya dapat masuk ke dalam,

“aaahhhh…pak……aaahhhhhhhhh..enak….”

Jarinya telah masuk ke dalam memekku dan saya terus merintih menikmati kenikmatan itu. Jarinya berputar-putar di dalam memekku. Membikin saya terus menjerit enak, saya mengamati penis pak Heri sungguh-sungguh tegang. Sepertinya telah siap untuk menjelajahi kenikmatan bersamaku. Saya nggak bendung pengen pegang penisnya. Saya memberanikan diri untuk menyentuh penisnya, pak Heri tergerak.

Kemudian menciumi payudaraku kembali, saya dengan kencang meremas-remas penis pak Heri,

“ooohhh aaaaaahhhhh enak sekalii…..” rintihan pak Heri.

Saya memintanya untuk menjulurkan penisnya dimulutku. Rasanya tidak kuasa pengen mengulum penisnya yang besar dan mantap itu. Saya memasukkan penisnya ke dalam mulutku. Saya jilati dengan pelan dan masuk ke dalam mulutku seluruhnya,

“aaaaaakkhhh….oooohhhhhhh…….terus bu….kian dalam…aaaaakkhhh…..”

Pak Heri mendukung penisnya supaya terus masuk ke dalam. Telah sungguh-sungguh mentok di dalam mulutku, sembari tanganku terus mengocok penisnya. Pak Heri terus meronta mendesah kenikmatan. Tidak lama kemudian pak Heri melepas penisnya dan mencoba menggesek-gesekkan penisnya. Saya sebagian kali orgasme dan mengeluarkan banyak cairan.

Sehingga memekku berair membikin penis pak Heri gampang masuk ke dalam memekku,

“aaaahhhhhhh…masuk pak….aaahhhhh tekan pak….ooohhhh……”

Pak Heri memasukkan penisnya yang besar itu dan saya menjerit. Sesudah perawan yang baru pertama kali berhubungn. Aku sebab penis pak Heri yang berukuran besar membuatku tidak bendung dengan tekanannya,

“aaaawwwwww….aaahhhhhhhhh…perlahan pak ooohhh……..”

Aku itu pak Heri menjalankan gerakan yang asik maju mundur adakalanya ia menekan penisnya hingga mentok ke dalam rahimku. Saya terpejam menikmati kenikmatan itu dan ia masih saja gemas dengan putting susuku yang masih menegang. Bibirnya tak diperbolehkan membisu, ia terus mengulum putingnya dengan penuh kegairah,

“ooohhhh pak…..aaaahhhhhh……..”

Saya mengangkat pantatku ohh goyangan penis itu sangatlah enak. Kita berubah posisi menjadi doggie style. Pak Heri memasukkan penisnya ke dalam kembali saya bergerak menikmati kenikmatan. Tangan pak Heri bergantung pada pantatku ia meremas erat pantatku. Saya menggerakkan tubuhku maju mundur sehingga kita sama-sama menggairahkan,

“ooohhh…aaaaaahhh…aaakkkhhh…ooohhh….”

Posisi kembali berubah saya berada diatas pak Heri. Kita bertatapan kembali, dan saya mulai beraksi. Saya mencoba memasukkan penisnya ke dalam memekku. Saya gesek-gesek telebih dulu dan kemudian masuk. Rupanya posisi diatas jauh lebih enak , saya bergoyang sesuka hatiku,

“aaahhhh enak bu Amel…goyang terus bu….aaahhhh…..”

Takhenti-hentinya pak Heri mengulum putting susuku kala itu. Beberapa ia menggigit putting susuku dengan keras,

“aaahhhhh…sakit pak……oooohhh….”

Saya bergerak maju mudnur dan memberikan tekanan yang sungguh-sungguh keras. kali saya mengeluarkan cairan. Kemudian saya menikmati kehangatan dikala air mani pak Heri keluar di dalam memekku,

“cccccrrrroooooottt……ccccrrrrooootttt…..cccccrrroooooooottt…….”

Updated: Desember 16, 2019 — 7:28 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *