Meki ku di entot pak polis

Meki ku di entot pak polis

Meki ku di entot pak polis

agenslot-Kisah Dewasa ini bermula dikala saya sedang tamasya ke luar kota dan kena tilang oleh pak polisi yang betul-betul ganteng dan seksi. Penasaran kah ? Mari kita lanjutkan…Padahal terpencil, terbukti rumah itu mempunyai energi listrik yg berasal dari diesel kecil. Berdasarkan dedy energi listrik dibutuhkan untuk komunikasinya dgn sentra pengawasan hutan di Semarang. Saya memperoleh kamar yg kecil dgn dinding dari bambu, tapi situasi kamar itu cukup rapi dan bersih.Saya betul-betul suka pergi dgn mengaplikasikan kendaraan beroda empat, khususnya untuk tempat tempat yg belum pernah saya kunjungi dgn demikian saya bisa memperhatikan banyak panorama alam serta juga untuk menjaga stamina tubuh.

Sebab dgn berkendaraan jarak jauh, pastilah diperlukan stamina yg tinggi dan ini saya sukai. Ada lagi hal hal kecil yg saya sukai sebab dgn berkendaraan seorang diri, kadang kadang saya dapat memperoleh rejeki berupa perempuan menawan yg sering kali kutemui diperjalanan.

Hal ini saya natural dikala suatu hari saya pergi ke Semarang dgn mengendarai Mercedesku, semuanya berjalan dgn lancar, saya sempat mampir dibanyak daerah untuk sekadar bersantai dan merasakan panorama alam. Tapi tanpa diduga disatu jalan pintas ditengah hutan yg saya sendiri kurang mengetahui, saya terjebak pohon runtuh.

Saya jadi cemas, sebab kota terakhir yg saya lewati sekitar 54 km dibelakangku, walaupun ketika itu hari telah agak petang, dgn dongkol saya keluar dari kendaraan beroda empat dan menunggu sejenak, saya telah hampir menetapkan untuk kembali kekota Pekalongan dikala kulihat ada sepeda motor datang menghampiriku. Saya langsung melambai lambaikan tangan memintanya stop.

BACA JUGA: SEKS AKU DI PERKOSA DI SEBUAH VILLA YANG SIALA

Terbukti penumpangnya ialah seorang pria dan wanita, si pria seorang laki laki dgn tubuh tinggi besar berkumis melintang dan wajah yg kasar sekali, terbukti ialah seorang polisi hutan, hal ini kulihat dari seragamnya, yg membikin saya berdegub ialah perempuannya. Si perempuan benar benar menarik, badannya montok, tinggi besar, berkulit putih bersih dan wajah yg menarik sekali. Hidung mancung, mata yg bulat dan bibir penuh menampakkan sensualitas seorang wanita.

Si pria dgn tersenyum senyum yg saya lihat memuakkan sekali menanyakan apa keperluanku, kukatakan apa ia dapat menolong menyingkirkan pohon yg runtuh itu, kukatakan jika saya ingin bayar berapa saja asal pohon bisa disingkirkan dan saya bisa meneruskan perjalanan.

dgn wajah yg dihasilkan sesopan mungkin ia mengucapkan bahwa ia mampu untuk mencari orang untuk meminggirkan pohon hal yang demikian. Mendengar itu saya lantas mengeluarkan uang 200 ribu untuk kuberikan padanya.Kukatakan bahwa itu untuk uang muka, nanti jika pohonnya telah minggir akan saya kasih lagi.

Mendapatkan uang itu ia langsung berbuat, disuruhnya perempuan menawan yg terbukti isterinya itu untuk menunggu dan ia langsung pergi dgn sepeda motornya. Saya bersorak girang sebab ditinggal berdua dgn perempuan secantik ini ditengah hutan sepi, tapi saya tidak berani semberono sebab saya belum paham bagaimana perempuan ini.

bandarslotTerbukti Mirna nama isteri polisi hutan itu mudah diajak bicara pun sedikit genit, apalagi dikala kutanya hal yg agak agak beraroma porno, berkali kali ia mengakak terkikik mendengar perkataanku. Saya benar benar menyenangi dgn perempuan ini, giginya putih dan rata sekali, susunya besar sekali, sebab kuperhatikan dari daerah dudukku, susunya yg putih itu menonjol kelihatan sekali.

Suasana yg sepi membikin nafsuku jadi naik keotak dan berharap menjalankan persetubuhan dgnnya, Pen*sku juga ngaceng tetapi saya masih cemas jika Mirna menolak. Alhasil tanpa pikir panjang saya pura pura kencing dipohon dekat mobilku, saya yakin jika ia melihat saya, sebab sistem kencingku sengaja sedikit kuarahkan padanya.

Benar saja Mirna mengakak memperhatikan Pen*sku dan ia melengos, memperhatikan reaksinya itu saya makin berani, secara sengaja saya mendekati ia sementara Pen*sku yg ngaceng masih kukeluarkan dari celana. “Apa punya suamimu sebesar ini Nar ?” tanyaku penuh nafsu sebab berharap menjalankan persetubuhan dgnnya.

Mirna menunjang badanku sambil berkata “Lebih besar lagi, sana Pak, nanti ada yg lihat lho !” Saya mengakak sambil memasukkan Pen*sku, saya menganggap kata katanya tadi itu cuma omong kosong, saya yakin ia juga menyenangi dgnku, cuma mungkin ia masih takut jika ketahuan suaminya yg memang wajahnya galak dan licik itu.

Dalam hati saya telah menetapkan untuk malam ini bermalam dirumahnya saja, sebab saya benar benar berharap menjalankan persetubuhan dgn tubuh Mirna yg montok itu. Terbukti kemujuran masih berpihak kepadaku, sebab terbukti dikala dedy suami Mirna kembali, ia belum menemukan cukup orang untuk memindahkan pohon itu, mungkin agak malam baru ada cukup banyak orang.

dgn nekad saya bertanya apakah saya dapat bermalam saja dirumahnya supaya satu hari setelah hari ini pagi dapat melanjutkan perjalanan Tetapi yg kuduga, dgn gembira hati dedy mengajak saya kerumahnya, saya menarik napas lega, dikala saya menoleh ke Mirna, Mirna yg berdiri dibelakang suaminya tersenyum mendengar saya akan bermalam dirumahnya, semoga saya bisa menjalankan persetubuhan dgnnya.

Kukeluarkan lagi uang 200 ribu dan kuberikan pada Mirna dgn pesan untuk belanjanya. Mirna ragu ragu mendapatkan, tapi saya paksa saja. dedy betul-betul gembira, ia terus tersenyum dan berdiskusi panjang lebar, tapi tidak dapat menghilangkan kesan kejam dan licik dari wajahnya. Saya sendiri sempat heran, mengapa orang secantik Mirna dapat dikawin pria seperti dedy ini.

Kuiikuti sepeda motor dedy yg bergoncengan dgn Mirna untuk menuju rumahnya, terbukti rumah mereka agak jauh ditengah hutan jati yg menjadi tanggung jawab dedy sebagai polisi hutan. Rumahnya cukup besar tapi masih terbuat dari bambu, dikelilingi oleh pohon jati yg besar.

Saat saya dan dedy sedang berbincang, kulihat Mirna melalui dgn cuma mengaplikasikan sarung yg menutupi buah dadanya, saya menelan air liur memperhatikan kemulusan pundaknya serta susunya yg menyembul keluar dari balik sarung itu, saya pura pura tidak memperhatikannya, sebab saya cemas jika dedy jadi curiga kepadaku.

Saya terus mengharap supaya dedy ingin keluar sejenak supaya saya dapat mencari alasan untuk memata-matai Mirna yg sedang mandi tapi dedy terus saja berdiskusi tanpa henti. Alhasil saya jadi bosan dan putus hasrat, saya memperkirakan bahwa tidak mungkin saya bisa merasakan tubuh Mirna sebab suasananya yg tidak memungkinkan ini. Hingga Mirna masuk kembali sesudah dari kamar mandi, saya masih terus bercakap dgn dedy.

Mirna kuperhatikan sedang mempersiapkan makan malam untuk kami. Makan malam simpel sekali tapi Mirna terbukti trampil memasak dan lagi pula ia berharap menjamuku sehingga semua persediaan makanan dikeluarkan. Selesai makan saya langsung meminta permisi untuk tidur.

Terbukti kamarku bersebelahan dgn kamar Mirna dan dedy, sebab tadi kulihat Mirna keluar masuk kekamar sebelah demikian itu juga dgn dedy. Sesudah kurapatkan pintu saya duduk diatas daerah tidur sambil melamun, ketika itulah pandanganku tertambat pada sebuah lubang kecil didinding bambu pembatas kamarku dan kamar dedy, lokasinya agak tinggi sehingga saya wajib mencari bangku untuk memanjat.

Sesudah saya yakin bahwa pintu kamarku sudah terkunci rapat, barulah saya berani memata-matai kekamar sebelah, saya jadi berdegub debar, sebab saya dapat memperhatikan panorama dikamar sebelah dgn betul-betul leluasa sekali, saya bisa memperhatikan daerah tidur mereka dan segala komponen kamar itu tanpa ada yg tersisa. Cerita Dewasa dengan Polisi

Kubaygkan jikalau nanti Mirna berganti baju atau apa dikamar itu, pasti saya bisa memandangnya dgn terang. Kuperhatikan Mirna dan dedy masih bercakap kapabel diluar, kadang kadang kudengar mengakak Mirna yg menstimulus, mungkin mereka sedang bercinta, supaya mereka tidak curiga jika saya tidak tidur, karenanya saya sengaja mematikan lampu kamarku.

Tidak lama kemudian kudengar pintu kamar dedy dibuka dan langkah kaki memasukinya, saya langsung berjingkat menaiki kursiku dan memata-matai, kulihat Mirna didalam kamar sendirian, entah dimana dedy, tapi tidak lama kemudian dedy masuk kekamar dan menyusul Mirna yg telah meringkuk diatas daerah tidur itu. dedy kulihat merangkul Mirna dan berbisik bisik. Sesudah itu keduanya bangkit dari terbaringnya dan sama sama membuka bajunya, hatiku berdegub keras. Tetapi yg kuduga, mereka akan bersetubuh dan saya bisa memperhatikan adegan persetubuhan !

Tubuh Mirna yg telanjang bulat betul betul membikin liurku berlinang, mulus dan montok sekali, susunya seperti semangka dgn pentil yg kecil sekali sementara perutnya langsing dgn selangkangan yg penuh oleh jembut hitam keriting. Tapi yg paling membikin saya takjub ialah dedy ! Pen*s dedy benar benar hebat, panjangnya melebihi panjang Pen*sku ditambah lagi dgn ujungnya yg membengkak seperti jamur besar sekali.

Saya membaygkan alangkah leganya Mirna menikmati tikaman Pen*s sebesar itu. Dasar orang desa, sesudah sama sama telanjang, Mirna lantas tidur mengangkang sambil tangannya merentangkan liang nonoknya sendiri, dedypun lantas menindih Mirna dan memberi nasihat Pen*snya keliang nonok Mirna.

Saya melotot memperhatikan nonok Mirna yg merah tua menganga menanti Pen*s dedy, demikian itu Pen*s dedy masuk kedalam liangnya, Mirna lantas mengangkat kedua kakinya tinggi tinggi sambil dibentangkan lebar lebar, terbukti ia juga merasa jika Pen*s suaminya terlalu gede. dgn betul-betul kencang dedy menggerak gerakkan bokongnya maju mundur sementara Mirna dgn kencang pula memutar mutar bokongnya mengimbangi gerakan dedy !

Saya Mirna yg merintih rintih membikin saya jadi makin bernafsu, Pen*sku rasanya tidak bendung berharap mencari nonok untuk kusetubuhi, tapi sungguh apes nasibku, ditengah hutan tanpa nonok, saya justru wajib menyaksikan adegan persetubuhan yg seperti ini. dedy dgn kasar terus merojok nonok Mirna sambil mulutnya menciumi susu Mirna, tiba tiba saja dedy melenguh seperti kerbau yg digorok dan gerakan bokongnya mengejang ngejang.

Saya yakin jika dedy telah memuntahkan air maninya. Sesudah berdiam diri sebagian ketika, dedy lantas menggulingkan dirinya kesamping sehingga Pen*snya yg kini telah mengkerut itu terlihat menjijikkan sebab penuh dgn lendir air maninya.

Kuperhatikan wajah Mirna terbukti tidak sedikitpun tampak kepuasan diwajah itu, justru yg tampak ialah rasa kecewa, terbukti Mirna belum sukses menempuh kepuasannya sementara dedy telah loyo. Mirna meringkuk terlentang dgn kakinya terungkap lebar memperlihatkan nonoknya yg berkilau sebab lendir dari Pen*s dedy, tangannya membisu membisu menggosok gosok susunya.

dedy sendiri, tampaknya tidak perduli dgn isterinya, dia menarik selimut dan lantas tidur dgn membelakangi Mirna.

Updated: November 22, 2019 — 10:53 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *