NAKALNYA TANTE SHERLY YANG SUKA MEMAINKAN BURUNGKU

Sewaktu orang tua aku sedang pergi keluar negeri, Sahabat bagus ibuku, Tante Sherly,

NAKALNYA TANTE SHERLY YANG SUKA MEMAINKAN BURUNGKU

Agen Slot-Sewaktu orang tua aku sedang pergi keluar negeri, Sahabat bagus ibuku, Tante Sherly, yang berumur 26 tahun, dipinta oleh orang tuaku untuk tinggal di rumah menjagaiku. Sebab suaminya patut keluar kota, Tante Sherly akan menginap di rumahku sendirian.

Tante Sherly badannya agak tinggi, rambut yang panjang, kulitnya putih bersih, wajahnya ayu, baju dan gayanya seksi. Tentu saja aku sungguh-sungguh sependapat sekali untuk diantar oleh Tante Sherly. Umumnya, tiap ada kans aku menyenangi memainkan kemaluanku sendirian.

Namun belum pernah hingga keluar, waktu itu aku masih belum paham apa-apa, cuma sebab rasanya sedap. Mengambil kans sewaktu rumah lagi kosong dan Tante Sherly juga belum datang. Sesudah pulang sekolah, aku ke kamar tidurku sendirian memijit-mijit kemaluanku sembari menghayalkan tubuh Tante Sherly yang seksi.

Kubayangkan seperti yang pernah kulihat di majalah porno dari sahabat-temanku di sekolah. Selagi asyiknya bermain sendirian tanpa kusadari Tante Sherly telah tiba di rumahku dan tiba-tiba membuka pintu kamarku yang lupa kukunci. Ia sedikit tercengang waktu melihatku terbaring diatas ranjang telanjang bulat, sembari memegangi kemaluanku yang berdiri.
Aduh malunya separo mati, ketangkap berair lagi mainin burung. Langsung kututupi kemaluanku dengan bantal, wajahku putih pucat. Melihatku ketakutan, Tante Sherly cuma tersenyum dan berkata”,Eh, kau telah pulang sekolah yah., Tante juga baru saja datang”. Aku tak berani menjawabnya.

Bandar Slot-“Tak usah takut dan malu sama Tante, itu hal lazim untuk buah hati-buah hati mainin burungnya sendiri” ujarnya. Aku konsisten tak berani berkutik dari daerah tidur sebab sungguh-sungguh malu. Tante Sherly lalu menambah, “Kau terusin saja mainnya, Tante cuma ingin membersihkan kamar kau saja, kok”.

“Tak apa-apa kan seandainya Tante ikut serta memperhatikan permainanmu”, sembari melirik menarik hati, ia kembali berkata “Jikalau kau ingin, Tante dapat tolongin kau, Tante paham kok dengan permainanmu”, tambahnya sembari mendekatiku. “Namun kau tak boleh bilang siapa-siapa yah, ini akan menjadi rahasia kita berdua saja”. Aku konsisten tak bisa menjawab apa-apa, cuma mengangguk kecil padahal aku tak semacam itu paham apa maksudnya.

Tante Sherly pergi ke kamar mandi mengambil Baby Oil dan langsung kembali ke kamarku. Lalu ia berlutut di hadapanku. Bantalku diangkat pelan-lahan, dan saking takutnya kemaluanku langsung mengecil dan langsung kututupi dengan kedua telapak tanganku.

“Kemari dong, beri Tante lihat permainanmu, Tante komitmen akan berhati-hati deh”, katanya sembari membujukku. Tanganku dibuka dan mata Tante Sherly mulai turun ke bawah kearah selangkanganku dan mengamati kemaluanku yang mengecil dengan teliti.

Di Baca Juga : Nakalnya Tante Sherly Yang Suka Memainkan Burungku

Dengan pelan-lahan ia mengatur kemaluanku dengan kedua jarinya dan menuruni kepalanya, dengan tangan yang satu lagi ia meneteskan Baby Oil itu di kepala kemaluanku, senyumnya tak pernah lepas dari wajahnya yang menawan. “Tante pakein ini agar rada licin, kau pasti menyenangi deh” katanya sembari mengedipkan sebelah matanya.

Malunya separo mati, belum ada orang yang pernah memperhatikan kemaluanku, apa lagi mengontrolnya. Hatiku berdegub dengan pesat dan wajahku merah sebab malu. Namun sentuhan tangannya terasa halus dan hangat. “Jangan takut yah., kau rebahan saja”, ujarnya membujukku.

Sesudah sedikit hening mendengar suaranya yang halus dan memutuskan, aku mulai bisa merasakan elusan tangannya yang lembut. Tangannya sungguh-sungguh pandai memainkan kemaluanku, tiap sentuhannya membikin kemaluanku bergetar dengan kenikmatan dan jauh lebih sedap dari sentuhan tanganku sendiri.

“Lihat itu telah mulai membesar kembali”, kemudian Tante Sherly melumuri Baby Oil itu ke semua batang kemaluanku yang mulai menegang dan kedua bijinya. Kemudian Tante Sherly mulai mengocok kemaluanku digenggamannya pelan-lahan sambil membuka lebar kedua pahaku dan mengusap bijiku yang mulai panas membara.

Kemaluanku terasa pesat sekali, berdiri tegak seenaknya dihadapan muka Tante Sherly yang menawan. Pelan Tante Sherly mendekati mukanya kearah selangkanganku, seperti sedang mempelajarinya. Terasa nafasnya yang hangat bertiup di paha dan di bijiku dengan halus. Aku hampir tak dapat percaya, Tante Sherly yang baru saja kukhayalkan, kini sedang berjongkok diantara selangkanganku.

Sesudah kaprah-kaprah lima menit kemudian, aku tak bisa membendung rasa geli dari godaan jari-jari tangannya. Pinggulku tak dapat berdiam hening saja di ranjang dan mulai meniru tiap melodi kocokan tangan Tante Sherly yang licin dan berminyak. Belum pernah aku merasa seperti semacam itu, seluruh kenikmatan duniawi ini seperti berkonsentrasi pas ditengah-tengah selangkanganku.

Mendadak Tante Sherly kembali berkata, “Ini pasti kau telah hampir keluar, dari pada nanti kotorin ranjang Tante hisap saja yah”. Aku tak paham apa yang ia maksud. Dengan tiba-tiba Tante Sherly mengeluarkan lidahnya dan menjilat kepala kemaluanku lalu menyusupinya pelan ke dalam mulutnya.

Hampir saja aku melompat dari atas ranjang. Sebab linglung dan terkejut, aku tak tahu patut membuat apa, selain menekan pantatku keras ke dalam ranjang. Tangannya langsung disusupkan ke bawah pinggulku dan mengangkatnya dengan pelan dari atas ranjang.

Kemaluanku terangkat tinggi seperti hendak diperagakan dihadapan mukanya. Kembali lidahnya menjilat kepala kemaluanku dengan halus, sembari menyedot ke dalam mulutnya. Bibirnya merah merekah terlihat sungguh-sungguh seksi menutupi semua kemaluanku. Mulut dan lidahnya terasa sungguh-sungguh hangat dan berair.

Lidahnya dipermainkan dengan sungguh-sungguh pandai. Matanya konsisten memperhatikan mataku seperti untuk meyakinkanku. Tangannya kembali menggenggam kedua bijiku. Kepalanya terlihat turun naik disepanjang kemaluanku, aku berasa geli separo mati. Ini jauh lebih sedap ketimbang menerapkan tangannya.

Sekali-sekali Tante Sherly juga menghisap kedua bijiku bergantian dengan gigitan-gigitan kecil. Dan pelan turun ke bawah menjilat lubang pantatku dan membikin lingkaran kecil dengan ujung lidahnya yang terasa sungguh-sungguh liar dan hangat. Aku cuma bisa berpegangan erat ke bantalku, sembari mencoba membendung rintihanku.

Kudekap mukaku dengan bantal, tiap sedotan kupikir seperti yang aku hendak menjerit. Napasku tak bisa dikontrol lagi, pinggulku menegang, kepala aku mulai pening dari kenikmatan yang berpusat pas diantara selangkanganku.

Mendadak kupikir kemaluanku seperti akan meledak. Sebab rasa takut dan panik, kutarik pinggulku kebelakang. Dengan lantas, kemaluanku seperti memiliki hidup sendiri, berdetak dan menyemprot cairan putih yang lengket dan hangat ke muka dan ke rambut Tante Sherly.

Semua badanku bergetar dari kenikmatan yang tak pernah kualami sebelumnya. Aku tak cakap untuk membendung kejadian ini. Aku merasa sudah bertindak sesuatu kekeliruan yang sungguh-sungguh besar. Dengan nafas yang terengah-engah, aku minta maaf terhadap Tante Sherly atas kejadian hal yang demikian dan tak berani untuk menatap wajahnya.

Tapi Tante Sherly cuma tersenyum lebar, dan berkata “Tak apa-apa kok, ini memang patut semacam ini”, kembali ia menjilati cairan lengket itu yang mulai meleleh dari ujung bibirnya dan kembali menjilati seluruh sisa cairan itu dari kemaluanku sehingga bersih. “Tante menyenangi kok, rasanya nikmat”, tambahnya.

Dengan penuh pengertian Tante Sherly menjelaskan bahwa cairan itu yaitu air mani dan itu wajar untuk dikeluarkan sekali-sekali. Kemudian dengan penuh kehalusan ia membersihkanku dengan handuk kecil berair dan menciumku dengan lembut dikeningku.

Sesudah semuanya mulai mereda, dengan malu-malu aku bertanya, “Apakah perempuan juga menjalankan hal seperti ini?”. Tante Sherly menjawab “Yah, kadang-kadang kita orang perempuan juga menjalankan itu, namun caranya agak berbeda”. Dan Tante Sherly berkata yang seandainya aku ingin, ia bisa menunjukkannya. Tentu saja aku bilang, aku ingin menyaksikannya.

Kemudian jari-jari tangan Tante Sherly yang lentik dengan pelan mulai membuka kancing-kancing pakaiannya, memperagakan tubuhnya yang putih. Waktu kutangnya dibuka buah dadanya melejit keluar dan terlihat besar membusung dibandingi dengan perutnya yang mengecil ramping. Kedua buah dadanya bergelayutan dan bergoyang dengan menawan. Dengan halus Tante Sherly mengatur kedua tanganku dan meletakannya di atas buah dadanya. Rasanya empuk, kenyal dan halus sekali.

Putingnya warna cokelat tua dan agak besar. Tante Sherly memintaku untuk merabanya. Sebab belum ada pengalaman apa-apa, aku pencet saja dengan kasar. Tante Sherly kembali tersenyum dan mengajariku untuk mengelusnya pelan-lahan. Dari Tante Sherly pengalaman pertamaku diawali dan itu akan senantiasa kuingat sepanjang hidupku.

 

 

 

NAKALNYA TANTE SHERLY YANG SUKA MEMAINKAN BURUNGKU

SlotDisney adalah agen slot online terbaik dengan kualitas dan sistemterpercaya dan menjamin keamanan data dan kepuasan dalam bermain. menghadirkan fasilitas demi kepuasan pecinta judi slot online merupakan hal yang di utamakan oleh situs slot disney.

NAKALNYA TANTE SHERLY YANG SUKA MEMAINKAN BURUNGKUKedaiCash situs judi online deposit pulsa aman dan terpercaya di Indonesia. 1 Akun bisa main judi bola, sbobet, slot online, casino, poker online. Menang pasti bayar!

 

NAKALNYA TANTE SHERLY YANG SUKA MEMAINKAN BURUNGKUAvatarqq merupakan agen situs judi online uang asli yang menawarkan permainan judi poker online Indonesia, dominoqq, domino99, aduq & bandarq dengan sistem permainan yang fair 100% tanpa BOT. Situs Avatarqq juga merupakan bandar judi online terbesar dan terpercaya Di Indonesia dengan transaksi yang tercepat dan pelayanan yang terbaik.

Updated: Desember 20, 2019 — 11:00 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *